Web Browser adalah perangkat lunak yang menyediakan antarmuka untuk menjelajah internet. Web Browser diperkenalkannya sekitar tahun 1991, perkembangan dan kemajuannya telah jauh melebihi apa yang dulu dapat kita bayangkan saat pertama. Waktu itu sebagian besar situs masih berbasis teks dengan sedikit gambar dan konten grafis, browser berbasis teks awalnya adalah: Lynx, w3m, dan eww. Namun dengan kemajuan teknologi untuk mendukung konten audio, video, gambar, dan bahkan flash, Web browser mengalami banyak kemajuan hingga hari ini. Dalam tulisan ini, Infogawaime akan membantu anda menentukan pilihan untuk Web Browsers Terbaik Untuk Linux untuk anda pertimbangkan.
Web Browsers terbaik untuk Linux
Berikut ini adalah beberapa jenis Web browser yang ideal untuk digunakan bersama Linux, beberapa browser dari daftar ini sudah discontinued, tetapi tidak membuatnya menjadi aplikasi kacangan. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita simak daftarnya dibawah ini.
Google Chrome

Tercatat sebagai peramban web paling populer di smartphone dan PC, Google Chrome adalah perangkat lunak gratis yang dikembangkan oleh Google. Google Chrome dibuat dari Chromium yang kodenya dimodifikasi dengan add-on tertentu untuk menyusunnya. Sebagian besar kodenya ditulis dalam C++, tersedia untuk banyak Sistem Operasi termasuk Android, iOS, OS X, Windows, dan Linux.
Fitur yang disediakan oleh Chrome antara lain : bookmark dan sinkronisasi, keamanan, pemblokiran malware, dan penambahan plugin eksternal seperti AdBlock, dll yang tersedia di Google Web Store yang disediakan sebagai ekstensi default di Chrome. Juga mendukung fitur pelacakan pengguna yang dapat diaktifkan jika diperlukan.
Firefox

Firefox adalah salah satu Web browser yang tak kalah populer, Open Source dan tersedia untuk sistem operasi OS X, Solaris, Linux, Windows, Android, dll. Ditulis dalam C++, Javascript, C, CSS, XUL, XBL. dan dirilis di bawah Lisensi MPL2.0.
Fitur yang didukung oleh Firefox antara lain : pemeriksaan ejaan, pencarian tambahan, bookmark langsung, penjelajahan pribadi (incognito), dukungan tambahan yang memungkinkan integrasi banyak fitur dengan mudah. Selain itu, mendukung banyak standar termasuk: HTML4, XML, XHTML, SVG dan APNG dll. Firefox menjadi salah satu web browser populer di banyak negara Asia dan Afrika dengan lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia.
Opera

Opera adalah salah satu web browser terbaik selanjutnya, Dengan versi awal dirilis pada tahun 1995, sekitar 25 tahun yang lalu. Ditulis dalam C++ dan tersedia untuk semua Sistem Operasi termasuk Windows, Linux, OS X, Symbian dan Android, iOS. Opera menggunakan mesin web Blink, sedangkan versi sebelumnya menggunakan Presto.
Fitur Opera web browser meliputi: panggil cepat untuk pencarian cepat, penjelajahan tab, pengelola unduhan, Pembesaran Halaman yang memungkinkan Flash, Java, dan SVG sesuai kebutuhan pengguna, penghapusan cookie HTTP, riwayat penelusuran, dan data lainnya dengan sekali klik. Terlepas dari kompatibilitas dan UI, Opera telah menjadi salah satu browser favorit dengan total sekitar 2,28% penggunaan hingga pertengahan 2019.
Vivaldi

Vivaldi adalah web browser freeware lintas platform dengan fitur baru yang menggabungkan antar muka mirip Opera dan Chromium, pertama kali diluncurkan pada 6 April 2016, oleh Vivaldi Technologies dan dikembangkan pada teknologi web seperti HTML5, Node.js, React.js, dan berbagai modul NPM. Pada Maret 2019, Vivaldi memiliki 1,2 juta pengguna aktif bulanan.
Vivaldi menawarkan antarmuka pengguna minimalis dengan ikon dan font sederhana, dengan pola warna yang berubah berdasarkan latar belakang dan desain website yang dikunjungi. Vivaldi juga memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan elemen antarmuka seperti tema, address bar, start pages, dan posisi tab.
Chromium

Chromium adalah web browser yang membentuk Google Chrome, Chromium adalah web browser Open Source yang tersedia untuk Sistem Operasi Linux, Windows, OS X, dan Android. Chromium ditulis dalam C++ dan dirancang dengan antarmuka yang minimalis sehingga membuatnya ringan dan cepat.
Fitur Chromium termasuk pengelola tab, dukungan untuk Vorbis, Theora, codec WebM untuk Audio dan Video HTML5, Bookmark dan history dan manajemen Sesi. Selain Google Chrome, Chromium juga membentuk basis untuk sejumlah besar Web browser lain, beberapa masih aktif sementara yang lain telah discontinued. Beberapa di antaranya adalah Opera, Dartium, Epic Browser, Vivaldi, Yandex Browser, Flock (discontinued), Rockmelt (discontinued) dan masih banyak lagi.
Masih banyak lagi web browser yang dapat dijalankan bersama Linux, antara lain
Daftar diatas adalah Browser Open Source yang tersedia untuk Linux. Jika Anda memiliki daftar web browser favorit, silahkan sebutkan di kolom komentar dan kami akan mengupdatenya ke dalam daftar diatas.
